Media Cyber Portibi
Olahraga Sumut

Ini Dia Penjelasan Panitia Soal Ajang Turnamen ML di Madina

 

MADINA (Portibi DNP): Panitia Gen 10 Millenial Kabupaten Madina menjelaskan terkait maraknya penolakan beberapa kelompok masyarakat dan netizen terhadap rencana diselenggarakannya ajang turnamen Mobil Legends yang memperebutkan piala Bupati dan Wakil Bupati Madina yang rencananya akan digelar di Cafe Dapur Nenek pada tanggal 5 sampai 7 mei mendatang.

Andika Ibrahim Nasution selaku Ketua Panitia Bupati Cup 1 Tournament Mobile Legends Sekaligus Sekretaris Jenderal Persatuan Pelajar Indonesia se Malaysia mengatakan, perkembangan ekonomi digital khususnya e-sport Mobile Legends adalah salah satu sektor yang sangat berkembang, dengan seiring perkembangan ekonomi digital salah satunya game online Mobile Legends yang sangat banyak peminat dan diminati kalangan muda millenial saat ini.

“ Ya, kami panitia harap maklum kenapa tournamen game ini banyak ditolak oleh sebagian kelompok masyarakat tertentu, karena tournamen ini sangat langka di dengar oleh masyarakat mandailing natal,” ucapnya.

Untuk itu pemuda Gen10 Millenial Kabupaten Mandailing Natal mengaku jika acara ini untuk menyalurkan hobby agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba dan menyediakan wadah bagi masyarakat mandailing natal dari yang muda sampai yang tua.

Dan kami sebagai panitia melihat di kalangan masyarakat mandailing natal sangat berpotensi bila pemerintah menyediakan tempat atau wadah untuk mereka para gamers.

“ Saya sudah keliling ke seluruh wilayah Indonesia, anak muda kita itu POP, yakni positif, optimis dan produktif. Fungsi pemerintah memfasilitasi, karena kita tidak bisa meregulasi karena perkembangan yang sangat cepat. Jangan sampai Indonesia hanya diserbu oleh produk-produk impor e-sports,” tambahnya.

Sudah banyak contoh yang sudah kita lihat di sosial media saat ini bahwasanya banyak juga yang mencari nafkah melalui media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan game online dan lain lain.

“ Kita lihat sisi positifnya aja sekarang, kita tidak bisa pungkiri bahwasanya game sekarang bukan hanya tempat meluangkan waktu kosong atau mengabiskan duit cuma-cuma, jaman sekarang bila orang itu pandai memposisikan game ke hal yang positif bisa mengasilkan duit dengan cara live streming di beberapa aplikasi seperti yotube atau atau facebook,” tuturnya lagi.

Ditambahkannya, Kami panitia membuat acara ML ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bermain game itu imets nya baik jika di tangan orang yang tepat, Pasalnya, game tersebut kini telah berkembang cukup pesat terbukti dengan menjamurnya skena kompetitif Mobile Legends yang ada di berbagai belahan dunia.

“ Kita juga harus bangga karena secara mengejutkan, Indonesia telah berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu tim eSports tangguh di gelaran MLBB World Championship (M1) 2019 beberapa waktu lalu. Pada gelaran yang berlangsung di Malaysia, dua tim eSports Tanah Air, yakni EVOS dan Rex Regum Qeon (RRQ), mampu tampil gemilang,” tutupnya.MH

 

Print Friendly, PDF & Email

Related posts

Dialog Bersama Petani Saat Panen Raya di Langkat, Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Peningkatan Produktivitas Padi

Redaksi Portibi

Plt Wali Kota Tutup MTQN Ke-54 Kota Tanjungbalai, Kecamatan Teluk Nibung Raih Juara Umum

admin

Bupati Deli Serdang Harap PSDS Bisa Lolos Liga 2

Redaksi Portibi

Leave a Comment