Media Cyber Portibi
Headline Hukum

Koman Koran Desak Kejatisu Usut Kutipan Kepala Desa Di Madina

 

MEDAN(Portibi DNP): Pada Senin (27/6/2022), Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan (Koman Koran) melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sumatera Utara mendesak Kejati Sumut memeriksa PLT Kadis PMD Madina Parlin Lubis dan Camat se-Kabupaten Madina terkait pengutipan uang Rp, 1,7 juta per kepala desa.

“Kami minta Kejati Sumut segera memeriksa Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina dan para camat, terkait adanya (dugaan) pungutan liar terhadap para kepala desa yang disebut untuk dalih pengamanan bimtek,” kata koordinator aksi, Ahmad Fauzi dalam keterangan persnya pada Senin (27/6/2022).

Koman Koran juga mendesak Kejati Sumut memeriksa Kepala Inspektorat Madina dan oknum di Kejari Madina karena dianggap lalai melaksanakan tugasnya.

“Inspektorat Madina sudah lalai dalam melaksanakan tugasnya selaku auditor. Dan oknum di Kejari Madina juga kami menduga ada yang terlibat korupsi dalam penggunaan dana desa di Kabupaten Madina,” imbuhnya lagi.

Koman Koran kata Fauzi, juga mendesak Kejati Sumut memeriksa beberapa program dana desa di Kabupaten Madina.

“Pengelolaan perpustakaan milik desa (pengadaan buku, honor, taman baca) sebesar Rp,12 juta/desa pada tahun anggaran 2021. Pengadaan bibit untuk desa sebesar Rp, 25 juta/desa pada tahun anggaran 2022. Kami menduga program-program ini ada unsur mark-up, korupsi dan terkesan dipaksakan oleh oknum-oknum pejabat tinggi di Madina sebagai pihak yang mengadakan,” jelasnya.

Diujung demo, Koman Koran juga meminta diusut tuntas penggunaan dana desa di sejumlah desa di Kabupaten Madina pada periode tahun anggaran 2017-2020.

Sementara itu, Jaksa Joice Sinaga menyampaikan agar persoalan yang disampaikan dibuat secara tertulis laporan pengaduannya.

“Untuk menanggapi aspirasi atau pun pengaduan kita enggak bisa secara lisan, semua ada aturannya. Nanti kawan-kawan buat pengaduannya dalam bentuk tertulis, lengkap dengan informasi data identitas dan semua bukti-bukti perbuatan yang dilakukan oleh oknum Kadis PMD Madina,” kata Jaksa Joice Sinaga, bagian penerangan hukum di Kejati Sumut.

“Kita kan satu pintu, nanti dibuat pengaduannya lengkap dengan bukti-bukti dan diantarkan ke palayanan terpadu. Kenapa? begitulah SOP-nya, prosedurnya. Nah, setelah nanti kami terima, pimpinan akan membaca pengaduannya, laporannya lalu akan dibuat disposisi setelah itu ditunjuk jaksa yang akan menelaah kasus tersebut,” ujarnya.ril

Print Friendly, PDF & Email

Related posts

Polda Sumut Tetapkan 4 Tersangka Pelaku Aniaya Wartawan di Madina

admin

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Bencana Alam di NTT, Pastikan Distribusi Bantuan Sampai

Redaksi Portibi

Empat PNS Tim Gakum Dinas Lingkungan Hidup Riau Kena OTT

admin

Leave a Comment