Media Cyber Portibi
Sumut

Miris, Proyek Infrastruktur PUPR Labuhanbatu TA 2021 Banyak Tidak Dikerjakan

foto: kondisi pekerjaan paket Proyek didaerah Kelurahan Padang Bulan. Kondisi pembangunan jalan aspal.dan terlihat dalam fhoto parit beton yang sudah lama, ambruk serta pecah- pecah diganjal dengan kayu kayuan oleh Rekanan serta goni Plastik disusun dipinggir parit tersebut (Foto Portibi DNP/Moratua Tanjung)

Labuhanbatu ( Portibi DNP ): Miris sekali melihat OPD Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PURP) Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Pasalnya, banyaknya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021 terserap yang diperuntukan paket proyek pekerjaan Infrastruktur jalan pengaspalan dan beton serta paket proyek Parit oembungan dilingkungan masyarakat disekitar daerah Kabupaten Labuhanbatu, sama sekali tidak dikerjakan.

Mirisnya lagi, ada juga anggaran yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK) PUPR Labuhanbatu tahun anggaran 2021, lalu tersebut, tidak dikerjakan oleh para Rekanan didaerah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Tidak diketahui secara pasti apa penyebab tidak dikerjakan oleh para Rekanan paket proyek Infrastruktur jalan pengaspalan dan parit oembungan tersebut.

Dari hasil investigasi Chek and Richek dilakukan awak media Jurnalis didaerah Kabupaten Labuhanbatu dan khususnya daerah Kecamatan Rantau Utara dan Kecamatan Rantau Selatan, sejak Kamis, Jumat dan Sabtu (6-7 dan 8 /01/2022) , sesuai data hasil seleksi Tender / Lelah paket proyek yaitu melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) ELPS pengadaan baranga dan /jasa Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021, terdapat banyak paket proyek telah selesai Tender Lelang.

Namun, kenapa banyaknya paket infrastruktur jalan tersebut tidak dikerjakan oleh para Rekanan sebagai pemenang Tender Lelang. Begitu juga dengan paket proyek Parit Pembuangan, banyak tidak dikerjakan (sesuai data ELPS ULP red ). Padahal, anggaran untuk pekerjaan paket proyek dimaksud mencapai Dua Ratusan Juta Rupiah lebih sampai dengan Lima Ratusan Juta Rupiah lebih.

Dan uniknya lagi, ada judul didalam tender Lelang yang telah selesai ditenderkan yaitu paket proyek pekerjaan Lanjutan Peningkatan Pembangunan jalan aspal menuju SD Negei 24 Lingkungan Kampung Jawa Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu sumber anggaran APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021 dengan Volume anggaran biaya sebesar Rp 270 juta. Namun kenyataannya dilapangkan, hasil Chek and Richek Jurnalis Portibi DNP, ditemukan, bahwa pekerjaan paket proyek Lanjutan Peningkatan Jalan Menuju SD Negeri 25 Lingkungan Kampung Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Labuhanbatu, telah berubah arah pekerjaan proyek tersebut. Tidak lagi menuju SD Negeri 25 seperti judul didalam hasil tender Lelang ELPS ULP Kabupaten Labuhanbatu tahun 2021 dimaksud.

Diketahui, paket pekerjaan Lanjutan Peningkatan Jalan Menuju SD Negeri 24 Lingkungan Kampung Jawa tersebut dikerjakan oleh CV HARITONNI Rp 267.850.000,- . APBD TA 2021, yang dirubah arah jalan pekerjaan proyek Lanjutan Peningkatan Jalan tersebut kearah Perumahan, dan bangunan jalan menjadi jalan Beton sepanjang lebih kurang 100 meter dengan lebar jalan lebih kurang 2,5 meter.

Parahnya lagi, ada pekerjaan paket proyek Lanjutan Peningkatan Jalan aspal didaerah Kelurahan Padang Bulan Perintis 7, Kecamatan Rantau Utara dengan besar anggaran biaya anggaran Rp 315 juta sumber APBD TA 2021. Terlihat bangunan jalan aspal tipis dan lapis tempel tempel aspal serta pembuat parit kiri kanan tidak ada dibangun. Hanya parit lama yang ambruk dan pecah pecah tersebut dimanfaatkan Rekanan sebagai pekerja proyek dengan mengganjal parit beton lama itu dengan kayu kayuan ditambah dengan penahan yang terbuat dari goni goni plastik berisi tanah liat lalu diletak di sepanjang parit beton lama tersebut untuk sebagai penahan parit yang ambruk.

Kondisi pekerjaan sangat menyedihkan terpantau bangunan jalan, yang tidak ada memakai Plank Proyek nama paket Proyek PUPR Kabupaten Labuhanbatu tersebut. Namun ironisnya, pihak Dinas PUPR Labuhanbatu, santai santai saja dan seperti tidak ada masalah dilapangan terkait pekerjaan para Rekanan pemborong. Pengawasan dari PUPR, hanya terlihat satu dua kali, dikantor PUPR Labuhanbatu.

Ironisnya, pihak OPD Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Labuhannatu, terindikasi enggan memberikan keterangan konfirmasi awak media Jurnalis Portibi DNP, terkait banyak paket proyek yang sama sekali tidak dikerjakan oleh para Rekanan. Dan, tentang perubahan didalam pekerjaaan paket proyek pada tahun anggaran 2021 dimaksud tersebut.

Sebab,.Plt Kadis PUPR Kabupaten Labuhanbatu Ir H M Safrin MS.i jarang terlihat dikantor PUPR diwaktu jam tugas kerja kantor. Dilain tempat, ASN Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) PUPR Labuhanbatu berinsial R, bersama para pengawas PUPR, hanya sering terlihat salah satu warung kopi di jalan Meranti lingkungan Meranti Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. “Itu PPK PUPR,.R bersama rekan rekanya, sibuk bermain Higs Domino Game”, bilang salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan.

Labuhanbatu, Minggu 9 Januari 2022
Berita : Moratua Tanjung

 

Print Friendly, PDF & Email

Related posts

Bupati Asahan Terima Audiensi Sekretaris Kopertis Wilayah IX Sumatera Utara

Redaksi Portibi

Pramuscab PKB Kabupaten Karo Sukses, Lasomena :  PKB Partai Untuk Semua Agama

Redaksi Portibi

Wakil Bupati Pakpak Bharat Hadiri FGD Di Kabupaten Simalungun

Redaksi Portibi

Leave a Comment